Tingkatkan Popularitas Indonesia Lewat Sirkuit Mandalika
Tanggal : 21 Mar 2022
Ditulis oleh : SULISTYANINGSIH
Disukai oleh : 0 Orang
Tingkatkan Popularitas Indonesia Lewat Sirkuit Mandalika
Kekayaan bangsa Indonesia memang sudah tidak diragukan lagi. Faktor geografis Indonesia yang memiliki 17.504 pulau menyebabkan Indonesia memiliki berbagai keragaman dan kekayaan budaya, adat istiadat, bahasa, dan juga pariwisata. Kekayaan ini menjadi ciri khas Indonesia yang patut dibanggakan. Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengatakan warisan budaya tak benda yang dimiliki Indonesia pada tahun 2013-2020 yakni sebanyak 1.239, dan kembali bertambah sebanyak 289 di penghujung tahun 2021. Hal ini seharusnya dapat menjadi kekuatan untuk mempopulerkan bangsa Indonesia secara global.
Keputusan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk membangun sirkuit Mandalika adalah langkah terbaik untuk mempopulerkan bangsa Indonesia di kancah dunia. Hal ini dapat menjadi sarana Indonesia untuk memperkenalkan budaya, adat istiadat, bahasa, makanan tradisional, dan juga pariwisata yang ada di Indonesia. Pemilihan lokasi sirkuit di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat juga sangat tepat karena lokasi yang berdekatan dengan pantai dan memiliki pesona alam luar biasa. Ciri khas Indonesia sebagai negara kepulauan akan tampak sangat jelas di tempat ini.
Pembangunan sirkuit mandalika dimulai pada akhir tahun 2019 lalu. Meskipun sempat terhambat karena adanya pandemi covid-19, tetapi pembangunan tetap dapat berlangsung. Pihak penyelenggara motogp, Dorna Sports terus meminta pembangunan sirkuit mandalika untuk segera diselesaikan. Hal ini disebabkan karena sirkuit ini diprediksi sebagai sirkuit terbaik di dunia lantaran memiliki letak geografis yang mempesona. Sirkuit ini akhirnya selesai pada tahun 2021. Sirkuit ini merupakan sirkuit pertama yang memiliki konsep street circuit dimana sebagian jalan di sekitar lintasan utama balapan dapat digunakan sebagai jalan umum bagi masyarakat.
Selesainya pembangunan sirkuit ini kemudian langsung digunakan sebagai tuan rumah ajang balap WSBK 2021 yang digelar pada 21 November 2021 lalu. Berbagai momen unik terjadi ketika penyelenggaraan ajang motor balap WSBK ini, di mana para pembalap terlihat “melokal” atau berinteraksi dengan warga setempat. Interaksi antara pembalap dan warga setempat itu mendapat banyak sorotan, tak hanya di media Indonesia saja, tetapi juga media internasional.
Sirkuit mandalika kembali digunakan pada Minggu(20 Maret 2022) lalu yaitu sebagai tuan rumah penyelenggaraan moto gp musim 2022.
Penyelenggaraan moto gp ini benar-benar mendapat banyak sorotan dari berbagai media, karena meriahnya berbagai sambutan dari masyarakat Indonesia dalam mengawali penyelenggaraan balapan bertaraf internasional setelah hampir selama 25 tahun Indonesia telah absen dari ajang bergengsi ini. Penyambutan para pembalap diawali dengan parade pembalap di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada rabu (16/3/2022). Sambutan hangat ini diberikan untuk para pembalap yang akan mengikuti balapan motogp pertama di sirkuit mandalika.
Respon yang diberikan baik dari pembalap, masyarakat, maupun media menjadi bukti bahwa sirkuit mandalika mampu menjadi sarana brand baru untuk mempopulerkan berbagai keragaman bangsa Indonesia secara global. Mengingat ajang yang diselenggarakan ini bertaraf internasional, maka berbagai momen unik dan juga keindahan yang ada di sirkuit mandalika akan menjadi sorotan pada media-media luar. Hal ini akan memberikan potensi pada peningkatan wisatawan terutama wisatawan asing atau turis untuk berkunjung di Indonesia. Kita dapat memanfaatkan hal ini untuk mempopulerkan berbagai macam budaya, adat istiadat, makanan khas, bahkan baju tradisional ke wisatawan asing tersebut. Sehingga tidak hanya sebatas sektor pariwisata saja yang terkenal, tetapi juga keragaman budaya Indonesia akan lebih disorot di kancah internasional.
POST TEBARU
- Kimia untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Nilai Ujian
- Telaah Kritis terhadap Perubahan Kurikulum di Indonesia: Transformasi Pembelajaran atau Pergantian Program Kerja?
- Juara 3 lomba bola volly
- Simfoni Keberagaman Mengalun Damai di Tanah Pendidikan dan Kebudayaan hvs
- Whoos Ambisi Modernisasi dan Beban Finansial