TikTok sebagai Panggung, Mengubah Hobi jadi Jntung

Tanggal : 12 Dec 2024

Ditulis oleh : AULINA MAHARDIANI

Disukai oleh : 0 Orang

TikTok sebagai Panggung, Mengubah Hobi Jadi Untung

                       Oleh : Aulina Mahardiani (24104060002)

 

Hal penting yang harus kita ketahui di masa saat ini adalah maraknya orang yang menggunakan aplikasi tiktok hingga membuat aplikasi tersebut sebagai mata pencaharian keuntungan. Dengan cara membuat video video pendek yang mengandung hiburan, tips kecantikan,  kreativitas,ataupun edukasi sehingga membuat konten menjadi viral, memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk dikenal luas. Tiktok adalah media sosial yang telah mengubah cara orang berinteraksi, mengibur diri, dan bahkan berkerja di era digital. Adapun sebutan bagi seseorang yang telah masuk ke dunia perkontenan atau disebut sebagai content creator adalah tiktokers.

Sebelumnya banyak orang yang menjadikan platform tiktok dimana orang orang tersebut membuat konten konten dalam membentuk trend hanya untuk hiburan atau hobi semata, tetapi setelah mereka mampu mempengaruhi banyak orang dan memiliki banyak pengikut   mereka menjadikan hobi tersebut menjadi pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Tidak sedikit orang orang yang menjadi influenser ternama berkat rajin membuat konten konten di tiktok dan mampu mempengaruhi banyak orang sehingga konten tersebut menjadi viral.

Tidak hanya konten konten mengedukasi ataupun yang lainnya, banyak juga orang yang membuat konten untuk mempromosikan usaha atau jualannya melalui aplikasi tiktok, sehingga banyak orang yang terpengaruhi dan berkunjuang ke profil tiktoknya untuk berbelanja. Hiangga saat ini banyak influencer yang bekerja sama dengan pedagang UMKM, ini merupakan kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Bagi pedagang UMKM, melakukan kerja sama dengan influencer memberikan akses ke audiens yang lebih luas dan beragam, sesuatu yang mungkin sulit dicapai dengan cara pemasaran konvensional. Dengan cara influencer tersebut  mempromosikan produk di aplikasi tiktok, produk UMKM dapat lebih dikenal, membangun kepercayaan, dan bahkan mendapatkan feedback yang baik terhadap penjualannya.

Tentunya sangat banyak tantangan yang perlu diperhatikan saat melakukan kerja sama dengan influencer melalui konten tiktoknya, salahsatunya dengan cara mengukur dampak nyata dari kerja sama, bagaimana strategi kita dalam pemilihan influencer yang tepat, dan produk yang kita perjualkan tidak mengecewakan para audiens, karena tiktok cenderung kepada hiburan dibandingkan penjualan langsung.

Dikalangan generasi Z, tiktokers atau seseorang pengguna tiktok sangat mencerminkan perubahan besar dalam cara generasi muda berinteraksi dengan teknologi. Pada platform ini memungkinkan siapa saja untuk menjadi konten kreatos, yang membuka peluang untuk menampilkan bakat, humor, dan pemikiran unik dalam format yang mudah diakses, sehingga dari konten konten tersebut bisa menghasilakan keuntungan bagi setiap orang yang rajin dan pandai dalam membuat konten yang menghibur atau bermanfaat.

Sejak banyaknya tiktokers yang menjadikan tiktok sebagai mata pencarian keuntungan, kita dapat melihat perubahan besar dalam dunia bisnis, ekonomi kreator, dan cara orang memandang media sosial. TikTok yang awalnya hanya dianggap sebagai platform hiburan, kini menjadi lahan bisnis yang menguntungkan. Salahsatu perubahan yang sangat terlihat dan disadari banyak orang yaitu pergeseran pola pemasaran dan periklanan. Karna di zaman sekarang bisnis beralih ke tiktok sebagai pemasaran utamanya. Seperti yang telah disebutkan tadi, banyak tiktokers yang telah menjadi influencer yang bekerja sama dengan merek untuk mempromosikan suatu produk atau layanan

Pastinya banyak sekali tantangan yang harus dilewati jika seseorang ingin menjadi tiktokers ataupun influencer yang mempengaruhi banyak orang. Karena jika kita ingin menjadi seperti itu harus siap menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi karir maupun kesejahteraan pribadi. Salahsatu tantangannya yaitu tekanan untuk konsisten dan kreatif, karena menjadi tiktokers berarti menjadi seseorang yang cepat bergerak dengan tren yang sering berubah. Tiktokers harus selalu kreatif dan konsisten mengeluarkan konten yang menarik aga tetap relevan. Hal ini dapat menjadi beban besar, terutama bagi creator yang merasa terjebak dalam siklus produksi konten tanpa henti. Contoh tantangan yang lainnya yang mungkin bisa mengganggu tekanan sosial dan kesehatan mental yaitu kritik dan bullying online. Semakin banyak pengikut yang dimiliki seseorang maka semakin besar pula kemungkinan menerima komentar negative atau kritikan dari para pengikutnya.

Maka dari itu kita harus memperhatikan sisi positif dan negatifnya jika ingin menjadi seorang creator di tiktok. Salahsatu sisi positif yang didapatkan saat menjadi seorang creator tiktok yaitu bisa menciptakan komunitas yang kuat, mendobrak batasan geografis, dan mengangkat isu isu penting, seperti kesehatan mental, lingkungan dan kesetaraan. Dampak positif di kalangan gen Z yaitu gen Z yang dikenal kritis dan melek teknologi, memanfaatkan platform ini untuk mendiskusikan topic topic serius dengan lebih santai dan menarik. Selain itu, banyak juga tiktokers yang berhasil mengubah popularitas mereka menjadi karir, hal ini menandakan bahwa media sosial bisa menjadi alat penghasilan. Namun dibalik itu ada banyak juga sisi negatifnya, salahsatunya konten seringkali terfokus pada popularitas dan “likes”, yang bisa memicu tekanan sosial untuk terus relevan dan menartik perhatian. Juga adiksi kepada media sosial dan kecenderungan untuk membandingkan diri dengan orang lain.

Setelah kita mengetahui begitu banyaknya sisi positive ataupun negative ketika kita memutuskan untuk terjun ke dunia perkontenan, kita harus lebih sadar bahwa menjadi tiktokers yang bijak itu sangat penting, ditengah orang orang yang membuat konten hanya untuk ketenaran ataupun semata mata hanya untuk agar mendapatkan penghasilan dari aplikasi tersebut, kita harus memiliki rasa tanggung jawab atas apa yang sudah kita buat konten tidak hanya terhadap diri sendiri, tetapi juga terhadap audiensnya. Menjadi diri sendiri adalah kunci. Membuat konten autentik lebih mudah diterima dan dinilai positive oleh penonton. Karna orang cenderung lebih tertatik pada pencipta yang jujur, ini adalah salahsatu strategi jika kita ingin terjun kedunia perkontenan.

 

 

 




POST TERKAIT

POST TEBARU