Semarak Bulan Oktober di Pondok Pesantren Krapyak

Tanggal : 09 Nov 2022

Ditulis oleh : NANI SUKMA WATI

Disukai oleh : 1 Orang

Semarak Bulan Oktober di Pondok Pesantren Krapyak

Oleh:

Mahasiswa Pendidikan Kimia

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 

Oktober merupakan bulan yang memiliki banyak sejarah, sehingga disebut dengan bulan yang istimewa khususnya bagi santri Krapyak. Mengapa demikian? Pada 2022 ini Oktober terdapat 31 hari dan 5 minggu, ada maulid nabi, dan Hari Santri Nasional. KH. Maimun Zubair pernah menyampaikan sederet keistimewaan bulan Oktober. Tidak hanya bagi bangsa Indonesia, namun bulan Oktober juga memiliki nilai historis bagi umat Islam. Dilansir di website NU Online, pendiri pesantren Al-Anwar Sarang Rembang ini menuturkan keistimewaan bulan Oktober dalam video berjudul “Keistimewaan bulan Oktober dan Keterkaitannya dengan Islam”, yang diunggah oleh kanal Youtube ppalanwarsarang. Dimana itu semua terjadi bertepatan di bulan Oktober. Dengan begitu pondok pesantren krapyak mengadakan berbagai macam acara. 

Yang pertama ada Maulid nabi. Krapyak mengadakan acara maulid nabi yang diselenggarakan di Madrasah Aliyah Ali Maksum Krapyak Yogyakarta, Jumat 7 Oktober 2022 yang tentunya dihadiri oleh para pengasuh dan seluruh santri krapyak tanpa terkecuali ada dari komplek putri MTs-MA, komplek putra MTs-MA, Komplek Hindun, Komplek Beta, dan Komplek Gedung Putih. 

Acara maulid dibuka dengan lantunan sholawat dari santri MA putra yang kemudian dilanjutkan lantunan diba yang dibacakan oleh para pengasuh dan tim hadroh. Para santri sangat antusias mendengar dan menyimak dengan seksama mauidhoh hasanah dari pengasuh yang menceritakan kisah hidup nabi, perilaku yang bisa dijadikan keteladanan dalam keseharian, dan lain sebagainya. Para pembimbing memberikan motivasi kepada para santri untuk lebih semangat dan fokus bersholawat, pada saat peringatan Maulid Nabi berlangsung. Walaupun di tengah acara sempat gerimis, namun itu bukan menjadi masalah. Acara maulid nabi tetap berjalan dengan lancar sampai acara selesai yang ditutup dengan doa yang dibacakan oleh KH. Afif Muhammad, selaku Ketua Yayasan Ali Maksum sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. 

Yang kedua ada Hari Santri Nasional. Hari Santri adalah hari untuk memperingati perjuangan kemerdekaan Indonesia dan peran kyai yang dibantu para santri dalam mengusir dan melawan penjajahan bangsa asing untuk mendapatkan kemerdekaan indonesia yang bertepatan dengan Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari. Momen ini menjadi momen penting dan bersejarah bagi golongan santri dan bangsa untuk mengingat kembali sejarah perjuangan kaum pondok pesantren. Pondok pesantren krapyak mengadakan berbagai acara untuk memperingati Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2022.

Adapun acaranya antara lain seperti lomba menghias tumpeng yang diadakan pada hari Jumat, 14 Oktober 2022 di halaman pondok pesantren. Lomba menghias tumpeng diikuti semua komplek. Tiap komplek mengirimkan 4 orang. Para santri berkreasi dalam membuat tumpeng dan menjelaskan filosofinya di depan Ibu Nyai Nur Khasanah dan Ibu Nyai Diana Jirjis selaku juri dan juga pengasuh PP. Krapyak. 

Selain itu, pada hari Sabtu, 15 Oktober 2022 kembali mengadakan acara Diskusi Ilmiah yang bertempat di aula Komplek H Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, dengan tema “Indonesia, Budaya, dan Pesantren“ yang diisi oleh Dr. Najmu Tsaqib Akhda, MA, yang merupakan Peneliti Bidang Komunikasi Pembangunan. Seminar ini dihadiri oleh perwakilan komplek mahasiswa, dari komplek hindun, komplek beta, komplek gedung putih, dan komplek H. Inti dari seminar bahwasanya penyebaran Islam yang dilakukan kiai atau ulama itu menggunakan pendekatan dengan budaya dan menjadikan tokoh ulama itu sebagai panutan.

Tidak sampai disitu, Pondok Pesantren Krapyak kembali mengadakan acara pada Jumat, 21 Oktober 2022 yaitu panggung gembira yang dimulai bada Isya. Seluruh santri Krapyak berkumpul di tempat untuk menyaksikan penampilan-penampilan yang sangat luar biasa dari perwakilan masing-masing komplek. Ada yang menampilkan kreasi angklung dari Komplek Hindun-Beta, puisi berantai dari santriwati Madrasah Tsanawiyah, drama Resolusi Jihad yang ditampilkan oleh santri mahasiswa komplek H, tari saman, karawitan, pencak silat, dan lain-lain. 

Selain acara penampilan dari para santri, panggung gembira juga mengadakan doorprize yang membuat acara tambah meriah. Dilanjutkan dengan pengumuman juara menghias tumpeng yang diadakan pada Jumat, 14 Oktober 2022. Acara berjalan lancar walaupun di awal acara gerimis melanda. namun, itu bukan masalah besar bagi para santri. Para santri tetap melanjutkan acara dan menikmati penampilan-penampilan yang sangat bagus dengan penuh semangat hingga acara selesai. 

Acara belum selesai disini, keesokan harinya Sabtu, 22 Oktober 2022, Krapyak mengadakan upacara bendera merah putih untuk memperingati Hari Santri Nasional. Upacara dimulai pukul 07.30 WIB yang diikuti oleh pembimbing, civitas akademik, pengasuh, dan seluruh santri Krapyak hadir untuk memperingati hari santri nasional yang bertempat di lapangan Madrasah Aliyah Ali Maksum. 

Di tempat yang berkah ini kita berkumpul untuk melaksanakan upacara bendera untuk memperingati hari raya-nya santri. Marilah kembali ke asal-usul niat kita semua untuk kemudian memantapkan dan merapikan niat-niat kita di jalan keagamaan. Marilah memajukan pendidikan pesantren sehingga menjadi lebih baik, maju, dan lebih lugas lagi di dalam karakter identitasnya untuk menuju generasi masa kini yang tegap menghadap ke muka menghadapi masa yang akan datang. demikianlah amanat yang disampaikan KH. Afif Muhammad, M.A saat upacara selaku inspektur upacara bendera. 

Upacara bendera selesai pukul 09.00 WIB yang ditutup dengan pembacaan doa oleh Nyai Hj. Durroh Nafisah Ali selaku pengasuh Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak. Dilanjut acara pengumuman-pengumuman, antara lain yaitu pengenalan Pengurus Pusat Yayasan Ali Maksum, siswa-siswi berprestasi dan dilanjut penampilan drum band MTs-MA Ali Maksum dan penampilan paskibra dari MA Putra. 

Krapyak tidak ada habisnya, selesai acara upacara bendera, para santri bersiap-siap untuk kirab di siang harinya. Kirab santri ini adalah momen paling ditunggu-tunggu setelah 2 tahun pandemi tidak mengadakan kirab santri. Kirab santri kali ini ikuti seluruh santri Ali Maksum dari masing-masing komplek. Rombongan kirab santri berangkat dari asrama komplek H yang berakhir di komplek masing-masing. Berbagai kreativitas santri membuktikan bahwa santri tidak hanya pandai dalam hal keagamaan namun santri juga pandai dalam hal kesenian.

Dari semua rangkaian acara yang diadakan memberikan berkah tersendiri bagi para pedagang yang dibanjiri pembeli. Jalanan sepanjang 200 m dari pondok pesantren terlihat ramai para penjual dan pedagang yang berjejer di tepian jalan. Dari mulai menjajakan dagangannya dengan cara keliling, berjaga di gerobak, dan ada yang berjaga di depan rumahnya. Para pedagang sangat antusias dan begitu semangat serta tidak menyia-nyiakan momen kali ini.

 




POST TERKAIT

POST TEBARU