Pentingnya Pendidikan Karakter Islam di Era Milenial
Tanggal : 06 May 2021
Ditulis oleh : RIYAN FITRIYANI
Disukai oleh : 1 Orang
Dewasa ini manusia hidup di era millennial. Era ini muncul sebagai respon terhadap era modern yang lebih mengutamakan akal, empirik, dan hal-hal yang bersifat materialistik, sekularistik, hedonistik, fragmatik, dan transaksional. Yaitu pandangan yang memisahkan urusan dunia dengan urusan akhirat. Akibat dari kehidupan yang demikian itu manusia menjadi bebas berbuat tanpa landasan spiritual, moral, dan agama. Kehidupan yang demikian, memang telah mengantarkan manusia kepada tahap membuat sesuatu yang mengagumkan, seperti digital technology. Namun karena tidak disertai landasan spiritual, moral dan agama, semua temuan yang mengagumkan itu telah pula digunakan manusia untuk mendukung selera hawa nafsunya.
Munculnya era milenial ditandai dengan pesatnya arus perkembangan globalisasi yang melahirkan generasi gadget. Peralatan teknologi kini telah merasuki berbagai lini kehidupan, sehingga kehidupan masyarakat tidak ada satupun yang bisa lepas dengan alat teknologi tersebut. Pengaruh kecanggihan alat tersebut mampu menghipnotis semua lapisan masyarakat dengan berbagai kalangan sosial, siapapun, kapanpun dan dalam keadaan apapun. Arus perubahan tersebut tidak bisa dipungkiri dan juga dihindari. Sehingga tradisi dan tatanan sosial masa dulu sepenuhnya mangalami perubahan dan berbeda sama sekali dengan tradisi dan tuntutan masa kini.
Peran orang tua dalam pendidikan keluarga yang dulunya bisa sepenuhnya memperhatikan anaknya, kini sudah mengalami gangguan dengan adanya kesibukan dalam dunia maya yang bisa melihat apa saja yang terkadang awalnya tidak terpikirkan. Anak-anak yang dulu bisa menjalin hubungan akrab dengan teman dalam bermain, kini lebih tertarik dengan sahabat yang tidak dikenal. Kesibukan waktu yang dibutuhkan untuk bermain di dunia maya menduduki peringkat terbanyak setelah waktu yang butuhkan untuk tidur. Bahkan terkadang lebih banyak daripada waktu tidur. Ketergantungan dengan gadget mempunyai pengaruh besar dalam Institusi pendidikan. Banyak sisi positifnya namun tidak kalah banyak sisi negatifnya.
Di era milenial, pembentukan karakter merupakan pondasi dari bagunan sosial. Generasi yang berkarakter adalah generasi yang berjiwa akhlak karimah, berdasarkan jiwa yang iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa, menciptakan kehidupan sosial yang aman dan sejahtera sebagai harapan yang di cita-citakan falsafah Pancasila. Fenomena krisis moral yang terjadi ditengah masyarakat maupun di lingkungan pemerintah yang semakin memprihatinkan menjadi alasan utama pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Tindakan kriminal, ketidak adilan, korupsi, pelangggaran HAM, adalah bukti kongkrit telah terjadi krisis moral dan keteladanan pada bangsa kita. Lebih parahnya, mereka yang bersangkutan tidak ada lagi perasaan malu dengan kesalahan yang dilakukan. Nilai kesantunan dan kerukunan yang menjadi kebanggaan budaya bangsa menjadi lemah dan semakin memprihatinkan seiring dengan masuknya nilai- nilai budaya global. Sehingga karakter dan jati diri bangsa ini semakin tidak jelas disebabkan oleh karakter masyarakat yang semakin tidak menentu.
Pendidikan Islam sebagai sebuah sistem pendidikan, memiliki pengaruh yang besar untuk membentuk karakter anak dengan berbagai strategi, pendekatan dan metode yang mendalam dan mendasar. Dalam pendidikan Islam, pendekatan karakter yang di tekankan lebih cenderung pada membentuk karakter yang menghindari kerusakan daripada karakter yang mendatangkan kebaikan. Artinya jika dalam sebuah kegiatan terdapat nilai kebaikandan kemungkaran, maka menghindari kegiatan tersebut lebih dianjurkan daripada mendatanginya. Prinsip pendidikan Islam tidak hanya melihat sisi kebaikannya saja, sehingga meskipun terdapat nilai kebaikannya, namun jika didalamnya juga terdapat nilai kemungkaran, maka masih menjadi pertimbangan untuk diberlakukan.
Dengan demikian, melalui pendidikan karakter islam diharapkan bisa menjadi sebuah solusi untuk mewujudkan pembentukan karakter pada generasi milenial. Menjadikan generasi yang berjiwa akhlak karimah, berdasarkan jiwa yang iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa, menciptakan kehidupan sosial yang aman dan sejahtera.
Redaksi : Mata Banua
Link : https://matabanua.co.id/2021/05/06/e-paper-harian-pagi-mata-banua-kamis-6-mei-2021/
POST TEBARU
- Kimia untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Nilai Ujian
- Telaah Kritis terhadap Perubahan Kurikulum di Indonesia: Transformasi Pembelajaran atau Pergantian Program Kerja?
- Juara 3 lomba bola volly
- Simfoni Keberagaman Mengalun Damai di Tanah Pendidikan dan Kebudayaan hvs
- Whoos Ambisi Modernisasi dan Beban Finansial