Pengaruh Didikan Strict Parents Orang Tua Bagi Anaknya

Tanggal : 30 Dec 2022

Ditulis oleh : CHERYL SALSABILA

Disukai oleh : 0 Orang

Didikan yang kaku atau biasa disebut dengan kata strict parents merupakan salah satu cara orang tua dalam mendidik anaknya. Pola asuh ketat atau pola asuh otoriter adalah pola asuh yang menekankan kedisiplinan dan kesempurnaan yang harus dimiliki anak. Anak selalu harus menuruti perintah orang tuanya dan tidak memiliki kesempatan untuk mengambil keputusan dalam hidup dan melakukan apa yang diinginkannya. Anak-anak sering dihukum dan bahkan dipukuli oleh orang tuanya jika mereka tidak patuh. Akibat dari pola asuh otoriter atau ketat ini adalah anak menjadi tidak percaya diri dan gugup, serta kesulitan mengatur emosi dan mengambil keputusan. Pada puncaknya, anak merasa tertekan dan dibatasi oleh lingkungannya sehingga menurunkan semangat anak untuk belajar dan berprestasi.

            Pada dasarnya, Anak merupakan anugerah yang dikirim Tuhan kepada para orang tua. Jadi, tidak heran jika banyak orang tua yang benar-benar ingin mendidik serta menjaga anaknya dengan baik. Namun, berbagai cara yang orang tua lakukan untuk mewujudkan hal itu, salah satu didikan yang sering kita jumpai ialah dengan didikan strict parents. Didikan strict parents sendiri, sebenarnya memiliki dampat yang positif bagi sang anak, seperti : sang anak jadi terhindar dari pergaulan bebas, sang anak bisa lebih tertata dalam bersikap, dan lain sebagainya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa didikan strict parents ini dapat menimbulkan dampak yang negatif bagi sang anak. Banyak anak yang merasa resah ataupun merasa tertekan dengan semua aturan dan larangan dari orang tuanya, dan tidak sedikit dari aturan tersebut yang menghambat keinginan sang anak. Aturan dan larangannya pun terkadang tidak memandang usia dan jenis kelamin, seperti : masih kecil atau sudah dewasa, perempuan atau laki-laki. Intinya selama mereka adalah anaknya, maka mereka harus mengikuti aturan dan larangan yang telah ditentukan oleh orang tuanya. Terkadang, didikan seperti ini juga membuat sang anak merasa bahwa dirinya seperti terperangkap dalam jeruji, dan jika sang anak mulai merasa tertekan, itu bisa berbahaya bagi kesehatan mental sang anak. Karena, kesehatan mental bisa rusak dari berbagai pengaruh, termasuk pengaruh dari cara orang tua mendidik anaknya. Tidak sedikit anak di Indonesia yang mengalami tekanan atau bahkan mengalami gangguan pada kesehatan mentalnya dikarenakan pengaruh didikan orang tuanya.

            Pada akhirnya, semua itu kembali lagi pada masing-masing orang tua. Yang dimana, orang tua bebas dalam menentukan cara mereka mendidik anaknya, walaupun didikan yang tepilih sekalipun ialah didikan strict parents. Karena dibalik didikan strict parents itu sendiri pasti demi kebaikan sang anak.

https://harianmomentum.com/read/45251/harian-momentum-edisi-27-desember-2022




POST TERKAIT

POST TEBARU