Pendekatan Keagamaan Untuk Menjaga Kesehatan Mental

Tanggal : 30 Apr 2021

Ditulis oleh : ULFA NUR LATIFAH

Disukai oleh : 0 Orang

Pada masa pandemi seperti saat ini, banyak sekali perubahan yang terjadi dalam kehidupan. Kita dituntut untuk bekerja maupun bersekolah dari rumah. Perubahan keadaan yang seperti ini seringkali membuat masyarakat menjadi stress karena tidak bisa beradabtasi dengan perubahan yang terjadi, serta kurang nya bersosialisasi dengan orang lain. Hal ini bisa membuat kesehatan mental seseorang menjadi terganggu.
Kualitas kehidupan seseorang sangat dipengaruhi oleh kesehatan, terutama kesehatan mental. Karena kesehatan mental merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan jasmani. Jika kesehatan mental tidak terganggu, maka kualitas kehidupan akan menjadi lebih baik. Menurut Zakiah Drajat (dalam Nur Ahmad, 2015) Kesehatan mental adalah terwujudnya keharmonisan yang sungguh-sungguh antara fungsi-fungsi jiwa, serta mempunyai kesanggupan untuk menghadapi berbagai macam permasalahan yang terjadi sehingga dapat terhindar dari kegelisahan dan pertentangan batin.

Gangguan kesehatan mental ada beberapa macam, seperti: cemas, depresi, dan stress. Adapun faktor-faktor yang dapat menyebabkan gangguan mental, antara lain: tuntutan pendidikan dan pekerjaan, hubungan pertemanan dan kekeluargaan yang buruk, dan pernah mengalami kekerasan pada fisik maupun mental. Gangguan kesehatan mental dapat berpengaruh pada kondisi pikiran, mood, dan perasaan seseorang. Selain itu, gangguan kesehatan mental juga bisa menyebabkan sesorang menjadi tidak produktif. Mengingat banyaknya dampak dari permasalahan kesehatan mental, maka perlu dilakukan solusi penanganan yang tepat terhadap permasalahan kesehatan mental. Salah satu nya yaitu dengan pendekatan spiritual atau pendekatan keagamaan.

Agama merupakan kebutuhan pokok bagi setiap manusia. Tanpa agama, jiwa manusia tidak akan merasakan ketenangan dan kebahagiaan di dalam hidupnya. Tujuan dari peranan agama dalam kesehatan jiwa adalah untuk mengembalikan kondisi kejiwaan yang terganggu agar bisa berfungsi kembali secara optimal, sehingga kesehatan mentalnya menjadi lebih baik dan sehat kembali. Kondisi kejiwaan manusia yang mengabaikan perilaku spiritual akan lebih mudah mengalami gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu, peran keagamaan sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang.

Adapun nilai-nilai keagamaan pada sudut pandang agama islam, yang dapat menyembuhkan dan mencegah gangguan kesehatan mental, yaitu berperilaku religious dan menaati perintah Allah SWT. Berperilaku religious bisa dilakukan dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat, serta selalu menolong orang yang membutuhkan pertolongan dan menjauhkan diri dari kegiatan-kegiatan maksiat yang dilarang oleh agama. Dengan berperilaku religious dalam kehidupan sehari-hari, maka kita akan selalu berpikir positif sehingga dapat mendatangkan kebahagiaan tersendiri dalam hati kita. Dengan demikian, kita menjadi tidak mudah terkena gangguan kesehatan mental.

Selain berperilaku religious kita juga harus meningkatkan kualitas ibadah agar kesehatan mental bisa terjaga. Beribadah kepada Allah akan memberikan ketenangan jiwa bagi manusia. Semakin dekat seseorang dengan penciptanya dan semakin banyak ibadahnya, maka jiwanya akan semakin tenang dan semakin mampu menghadapi ujian-ujian yang diberikan Allah SWT. Dengan demikian, sikap stres menghadapi kekecewaan dan permasalahan kehidupan dapat diatasi. Dan gangguan kesehatan mental pun tidak mudah datang pada diri kita.

Nilai-nilai keagamaan selanjutnya untuk menjaga kesehatan mental yaitu sering berdzikir menyebut nama Allah. Dengan sering berdzikir maka hati akan menjadi damai dan tentram. Selain berdzikir, membaca Al-Qur’an juga mempunyai peranan penting dalam menjaga kesehatan mental. Al-Qur’an merupakan pedoman hidup umat islam, Al-Qur’an berisi petunjuk bagi manusia untuk membedakan mana yang haq dan bathil. Dengan membaca Al-Qur’an maka kita akan memperoleh hikmah dari isi Al-Qur’an. Dengan menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT maka insyaallah kesehatan mental kita akan terjaga.

Ketika kita memperbaiki kualitas ibadah dalam kehidupan, maka kita akan menjadi lebih tenang dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup yang terjadi. dengan mendekatkan diri kepada Allah kita akan bisa terbebas dari pikiran yang dipenuhi oleh kecemasan, sehingga kita dapat mengendalikan diri, begitu juga dengan kesehatan mental dapat dipulihkan dengan cepat apabila kita selalu melaksanakan nilai-nilai keagamaan. Jika ibadah dijalani dengan niat yang lurus dan penuh dengan kekhusyukan, maka akan membuat jiwa menjadi tentram dan menjadi terapi tersendiri bagi jiwa manusia. Dengan demikian, maka kesehatan mental kita akan terjaga dan kita dapat terhindar dari gangguan kesehatan mental.

Koran : Mata Banua 
E-Paper :  https://drive.google.com/file/d/1OYMRpEBuVvKERwI90sVtnQu0-NQ8XLuh/view?usp=drivesdk

 

 




POST TERKAIT

POST TEBARU