Pancasila sebagai Dasar Pergaulan Generasi Milenial
Tanggal : 26 Apr 2021
Ditulis oleh : IRNAWATI
Disukai oleh : 0 Orang
Pancasila merupakan dasar dan pandangan dalam menjalani kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat di Indonesia. Dalam pancasila terdapat nilai-nilai yang sangat penting bagi bangsa Indonesia, karena nilai yang terkandung di dalamnya sesuai dengan jati diri bangsa dan terlahir dari pemikiran hebat para pendiri bangsa. Bila nilai-nilai pancasila itu dijabarkan dalam kehidupan yang nyata, maka nilai-nilai itu akan menjadi suatu norma yang kemudian menjadi sebuah pedoman dan pandangan dalam berkehidupan. Sebagai generasi penerus bangsa kita juga harus menjadikan pancasila sebagai dasar dan pedoman dalam sistem pergaulan.
Namun di era globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi saat ini banyak sekali terjadi penyimpangan dalam sistem pergaulan generasi milenial. Contohnya maraknya tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkoba, penyalahgunaan media digital dan yang baru baru ini terjadi adalah teroris milenial. Generasi milenial seakan kehilangan arah dan tujuan, hal itu disebabkan karena merosostnya nilai-nilai moral pancasila pada diri generasi milenial dan kurangnya kesadaran akan pentingnya Pancasila sebagai dasar pergaulan. Implementasi nilai-nilai pancasila hanya menjadi teori yang di ajarkan di sekolah saja, karena generasi milenial belum bisa mengamalkan nilai pancasila dalam kehidupan dan sistem pergaulan.
Generasi milenial atau generasi Y yang kini berada pada usia produktif ini memiliki peranan penting dalam kemajuan bangsa. Di era globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi membuat generasi ini unggul dalam hal kreativitas, namun juga menjadi pengaruh terbesar dalam perubahan karakter dan tingkah laku generasi milenial. Efek globalisasi dan perkembangan teknologi memberikan perubahan signifikan terhadap pola pandang generasi milenial. Akibatnya nilai- nilai pancasila yang tertanam pada diri generasi milenial menjadi tergerus dan malah memberikan pengaruh buruk pada diri mereka. Oleh karenanya, para kaum milenial perlu dibekali dengan pemahaman dan pengimplementasian nilai-nilai pancasila di kehidupan sehari-hari sehingga perubahan tingkah laku dan pola pandang generasi milenal dapat diminimalisir.
Generasi milenial ini identik dengan kehidupan yang serba digital dan mahir teknologi. Namun karena hidup di era serba otomatis, serba canggih, mereka cenderung menginginkan sesuatu yang serba instan dan praktis. Gaya hidup baru juga diamalkan oleh kaum milenial ini mereka cenderung bersikap hedonisme, suka hura- hura dan memiliki gaya hidup bebas. Jika mereka tetap mengambil sisi negatif dari globalisasi dan perkembangan teknologi, maka akan menimbulkan banyak permasalahan bagi kehidupan dan kepribadian mereka. Oleh sebab itu, ideologi pancasila harus menjadi landasan bagi generasi milenial dalam menghadapi fenomena yang terjadi saat ini.
Perkembangan globalisasi diiringi kemajuan teknologi membuat semakin mudahnya budaya- budaya yang masuk ke Indonesia secara bebas, dan kita tidak bisa mengelak akan masuknya budaya- budaya negara lain. Sehingga mulai muncul paradigma dan upaya menggeneralisasikan budaya-budaya nasional dengan budaya budaya asing yang masuk ke Indonesia. Akibatnya, banyak generasi milenial yang melupakan budaya sendiri dan menganggap budaya asing lebih modern dari pada budaya nasional. Tetapi yang terpenting saat ini adalah bagaimana masyarakat Indonesia terutama generasi milenial bisa menyaring dampak negatif globalisasi dan bisa mengambil sisi positif sesuai dengan nilai dan norma pancasila. Oleh karena itu, penting sekali bagi generasi milenial bisa mengamalkan dan menjadikan pancasila sebagai filter atau penyaring dalam menghadapi dampak globalisasi saat ini.
Pancasila sebagai dasar dan pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari seharusnya bisa menjadi filter dan pembenteng dalam menghadapi dampak globalisasi pada sistem pergaulan generasi milenial. Jika generasi milenial tidak dapat menyaring dampak globalisasi dan mereka justru terpengaruh oleh dampak globalisasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila, maka akan berdampak buruk pada kehidupan bangsa selanjutnya, karena generasi milenial juga merupakan generasi penerus yang menjadi harapan bangsa di masa mendatang.
Pemantapan nilai pancasila harus dilakukan dan dijalankan dengan tegas dan teratur sesuai norma yang berlaku serta dengan tujuan memperbaiki pergaulan dan etika bangsa ini. Seharusnya Pancasila dijadikan acuan para generasi milenial dalam bersikap, bertindak dan bertutur kata yang sesuai dengan norma yang berlaku. Karena pancasila sebagai pedoman hidup dalam menghadapi berbagai macam ancaman perpecahan bangsa yang diakibatkan perbedaan pandangan dalam berbagai aspek, baik dari segi politik, budaya, agama, suku, ras dan serangan paham dari luar yang bertentangan dengan ideologi negara.
Walaupun di era gobalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, tetapi ada banyak sisi positif dan negatifnya. Kita terutama generasi milenial harus dapat menyaring dampak globaliasasi yang ada saat ini dan yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa. Pemantapan nilai-nilai pancasila pada diri generasi milenial juga sangat dibutuhkan agar generasi milenial bisa menyaring apa saja yang dapat masuk pada dirinya dan tentunya yang sesuai dengan nilai dan moral pancasila. Dan dengan pancasila generasi milenial juga harus bisa lebih bijak dalam penggunaan teknologi khususnya media sosial. Karena kemajuan teknologi yang meningkat harus diimbangi dengan moral pancasila yang meningkat pula.
Koran : Mata Banua
E-paper :
https://drive.google.com/file/d/1k1TeVjwijycTIPAIw5GsTrn87d95jL15/view?usp=drivesdk
POST TEBARU
- Kimia untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Nilai Ujian
- Telaah Kritis terhadap Perubahan Kurikulum di Indonesia: Transformasi Pembelajaran atau Pergantian Program Kerja?
- Juara 3 lomba bola volly
- Simfoni Keberagaman Mengalun Damai di Tanah Pendidikan dan Kebudayaan hvs
- Whoos Ambisi Modernisasi dan Beban Finansial