Bijak Bermedia Sosial Hindari Kontroversial

Tanggal : 02 Sep 2021

Ditulis oleh : NURUL UMAH

Disukai oleh : 0 Orang

Berdasarkan laporan Digital Civility Indeks Indonesia merupakan salah satu negara yang tidak sopan di media sosial dan sering memicu kontroversial. Tidak heran, pasalnya netizen Indonesia sering kali melontarkan kata-kata kasar dan salaing menghujat satu sama lain. Orang Indonesia memang sangat semangat apabila saling serang di media sosial. Mulai dari anak-anak sampai orang tua sama beraninya di internet. 
Hal ini sangat bertolak belakang dari identitas bangsa Indonesia yaitu pancasila. Padahal sudah dijelaskan dalam sila kedua bahwa kita harus menjadi “manusia yang adil dan beradab”. Namun, apa yang dilakukan masyarakat di media sosial saat ini sangat jauh menyimpang dari nilai sila kedua. Parahnya, mereka tidak menganggap perbuatan mereka sebagai sesuatu yang buruk. 
Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan kerjasama dari berbagai pihak, baik keluarga, lingkungan, dan pemerintah. Hal pertama dimulai dari keluarga, orang tua harus senantiasa memberi pelajaran moral kepada anak-anaknya. Mulai dari sopan satun, cara berbicara kepada orang yang lebih tua, hingga menghargai satu sama lain. 
Dengan demikian, karakter yang terbentuk dalam diri anak-anaknya akan bersifat positif. Sehingga mereka akan bergaul di masyarakat dengan baik tanpa menjelek-jelekan satu sama lain. Jika di lingkup keluarga anak sudah memiliki karakter yang baik maka tidak akan mudah terpengaruh di luar sana. 
Kemudian, di lingkungan masyarakat kita harus mampu memberi contoh yang baik kepada yang lain. Apabila kita berada di lingkungan yang kurang baik, hedaknya kita berusaha mengedukasi masyarakat tentang sopan santun dan etika bergaul yang benar. Agar masyarakat tersebut sadar dan mau berubah ke arah yang lebih baik. 
Namun, apabila kita berada di lingkungan masyarakat yang sudah baik maka kita perlu menjaga etika kita agar dapat bergaul dengan mereka. Sebenarnya, suatu keberuntungan apabila kita tinggal di lingkungan yang baik. Karena tanpa disadari kita pun akan tumbuh menjadi pribadi yang baik pula akibat pergaulan dengan orang-orang baik. Risiko terkontaminasi dengan pergaulan bebas pun akan semakin kecil jika kita tinggal di lingkungan yang baik. Oleh karena itu, hendaknya kita memilih lingkungan yang baik untuk tempat tinggal kita. 
Selanjutnya, peran  pemerintah juga tak kalah penting. Untuk membina masyarakat agar bijaksana dalam bermedia sosial. Pemerintah telah menetapkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Dengan adanya Undang-Undang tersebut diharapkan masyarakat tidak sembarangan dalam mengunggah sesuatu ke media sosial. 
Bagi para pengguna internet (netizen) juga diharapkan untuk memfilter informasi yang diperoleh dari media sosial. Hendaknya mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu jangan asal percaya. Sebab, banyak sekali berita yang tidak benar di internet sehingga kita harus memilah berita yang ada. Jangan sampai kita terhasut oleh berita bohong yang nantinya akan memicu kontroversi. 
Banyak kontroversi yang terjadi di masyarakat akibat berita tidak benar di internet. Misalnya, berita hoax (tidak benar) menenai konspirasi imunasi dan vaksin yang serang ramai diperbincangkan akhir-akhir ini. Dikabarkan bahwa vaksin yang digunakan mengandung virus dan bakteri sehingga menimbulkan dampak yang luar biasa terhadap stigma masyarakat. Akibatnya, masyarakat menjadi ragu dan takut utuk di vaksin bahkan menolak adanya vaksin dari pemerintah. 
Oleh karena itu, sebagai pengguna internet kita harus mempunyai sikap yang bijaksana. Bijaksana dalam menyaring berita yang ada di media sosial jangan menelan informasi mentah-mentah. Bijaksana dalam mengunggah sesuatu, jangan sampai konten tersebut menjadi bomerang bagi diri kita sendiri. Dalam berkomentar pun kita juga harus berhati-hati jangan sampai menyinggung orang lain atau kelompok tertentu. 
Sebab, diri kita sendiri yang dapat membuat kita bijak dalam bermedia sosial. Sekuat apapun pengaruh dari keluarga, lingkungan, dan pemerintah jika diri kita tidak menanamkan sikap bijak tersebut, maka tidak akan pernah bisa. Sehingga sangat penting bagi kita untuk menahan diri ketika berada di dunia maya. Jangan sampai dengan konten maupun komentar yang kita buat nantinya akan merugikan diri kita sendiri. 
Maka, mulai sekarang kita harus menjaga etika, sopan santun, selalu menghormati orang lain dan jangan menggunakan kata-kata kasar atau mengandung unsur sara saat mengunggah sesuatu. Selanjutnya, selalu waspada dan menyaring informasi-informasi yang tersebar untuk menghindari penipuan. 
Terakhir yang tak kalah penting adalah memfilter akun-akun yang kita ikuti. Sebaiknya menghindari akun-akun yang berisi hal-hal negatif agar tidak ikut terjerumus. Pilihlah akun-akun yang bersifat menghibur atau berisi konten-konten bermanfaat yang dapat menambah wawasan kita. Dengan langkah-langkah bijak tersebut maka kita dapat terhindar dari kontroversial yang ada di media sosial. 

Koran : Mata Banua

Link : https://matabanua.co.id/2021/07/26/e-paper-harian-pagi-mata-banua-senin-26-juli-2021/

 




POST TERKAIT

POST TEBARU