Bagaimana Melatih Percaya Diri Mahasiswa
Tanggal : 24 Oct 2022
Ditulis oleh : NAUROH SALSABILLA
Disukai oleh : 0 Orang
Malu, ragu, dan kaku kata yang sering diucapkan oleh seseorang yang kurang percaya diri. Seseorang yang minder dengan dirinya sendiri dan merasa tidak yakin terhadap kemampuan yang dimiliki. Minder biasanya terjadi pada orang yang suka membandingkan dirinya dengan orang lain yang lebih tinggi. Sehingga dari situlah muncul rasa insecure dalam diri.
Percaya diri merupakan sifat yang ada di dalam diri seseorang, dengan ditandai rasa yakin terhadap kemampuan atau keahlian yang dimiliki. Orang yang percaya diri dalam melakukan suatu hal, setelahnya akan disertai pencapaian. Misalnya, hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan dan keinginannya.
Percaya diri sangat penting ditanamkan bagi pemuda dan mahasiswa. Lebih-lebih bagi mahasiswa yang mengambil jurusan keguruan. Karena untuk menjadi seorang guru dituntut harus percaya diri, agar ilmu yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh siswanya. Adapun untuk meningkatkan rasa percaya diri ini diperlukan adanya proses panjang yang mengiringinya.
Faktor yang dapat mempengaruhi seseorang tidak percaya diri antara lain, Pertama, membandingkan dirinya dengan orang lain yang lebih tinggi. Kedua, memikirkan kritikan dari orang lain secara berlebihan. Ketiga, takut akan kegagalan dan tidak mencobanya. Keempat, berpikiran negatif tentang dirinya sendiri. Kelima, lingkungan sekitar yang tidak mendukung. Keenam, mempunyai trauma dalam kehidupannya. Ketujuh, tidak yakin dengan kemampuan yang dimiliki. Kedelapan, tidak memiliki public speaking yang baik. Kesembilan, tidak mau berusaha dengan sungguh-sungguh. Dan kesepuluh, tidak menyadari kelebihan yang ada di dalam diri dan tidak bersyukur atas apa yang telah Allah beri.
Dalam konteks ini, sekolah dan perguruan tinggi merupakan wadah yang dapat meningkatkan rasa percaya diri. Baik di dalam kelas maupun hanya berada di lingkungan saja. Melalui berbagai kegiatan sosial atau interaksi sosial, secara tidak langsung bisa belajar meningkatkan keyakinan terhadap diri. Biasanya dengan melihat dan meniru secara langsung akan membawa efek yang lebih besar daripada hanya sekedar perkataan atau nasehat saja. Sehingga nantinya dapat disalurkan atau diterapkan kembali kepada orang lain dalam kehidupan bermasyarakat.
Adapun cara yang dapat dilakukan mahasiswa untuk meningkatkan rasa percaya diri, antara lain dengan mengikuti organisasi baik organisasi internal maupun organisasi eksternal. Mengikuti unit kegiatan mahasiswa yang dapat menyalurkan minat dan bakat sehingga bisa menciptakan percaya diri. Kemudian, berusaha aktif dalam pembelajaran di kelas dengan selalu bertanya dan menjawab pertanyaan, membiasakan berbicara di depan umum. Selain itu, berteman dengan orang yang memiliki percaya diri tinggi dan melatih public speaking yang baik. Apabila cara tersebut dipraktikkan secara terus menerus dan konsisten, maka akan terbiasa dan menjadi lebih percaya diri.
Sesuai dengan Sri (2019) mengenai pentingnya percaya diri. Menurutnya setidaknya ada 7 alasan mengapa percaya diri itu penting. Alasan yang pertama yaitu percaya diri berarti tahan terhadap tekanan, karena orang yang percaya diri menganggap tekanan tidak hanya terjadi pada dirinya, melainkan orang lain juga mengalaminya sehingga mempunyai tempat berpijak dan cara berpikir kuat yang mampu menghadapi berbagai situasi.
Alasan yang kedua yaitu percaya diri berarti mampu mengendalikan berbagai hal. Semakin tinggi percaya diri seseorang maka semakin mudah orang tersebut dalam mengendalikan berbagai hal. Karena ia mempunyai tujuan dan saran yang jelas yang dapat mengantarkan pada keberhasilan. Alasan yang ketiga adalah percaya diri berarti yakin akan fungsi diri, ia mampu mendorong dirinya secara maksimal sehingga mencapai kemandirian.
Alasan keempat yaitu dengan percaya diri, hidup lebih nyaman dan menyenangkan. Orang yang percaya diri akan lebih menikmati diri sendiri sehingga hidupnya lebih nyaman dan menyenangkan. Alasan kelima adalah percaya diri berarti peningkatan kemampuan belajar. Ia akan belajar menjalani hidup dengan proses dan teladan yang mampu melakukan pengembangan dan perbaikan serta mengambil suri teladan dan melakukan berbagai inovasi.
Alasan keenam adalah percaya diri berarti mampu menghambat upaya sabotase diri. Hambatan bisa datang dari diri seseorang yang sifatnya menyabotase ketika akan melakukan tindakan yang membuatnya hidup lebih baik sehingga dalam hal ini percaya diri sangat diperlukan. Dan alasan ketujuh yaitu percaya diri berarti hidup sistematik. Seseorang yang bertindak atas percaya diri akan membuatnya lebih mampu mengambil keputusan apapun. Kemudian, menentukan pilihan sehingga pilihannya menjadi tepat, akurat, efisien dan efektif.
Dengan melihat pentingnya percaya diri tersebut, akan sangat menguntungkan jika seseorang memiliki percaya diri terutama dalam menjalani kehidupan. Meskipun percaya diri sangat penting dalam membantu melakukan berbagai hal. Namun pada zaman sekarang, masih banyak orang yang belum memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Bahkan ada yang merasa tidak memiliki rasa percaya diri dalam dirinya. Hal ini sangat disayangkan karena percaya diri merupakan cara agar seseorang dapat lebih berani menunjukkan dirinya di hadapan orang lain dan bisa menjadi daya tarik yang membuat orang lain ingin mencontohnya atau bisa juga sampai ingin mengenalnya.
https://m.harianmomentum.com/read/44182/harian-momentum-edisi-24-oktober-2022